Minggu, 11 Oktober 2015

Serdadu di Pelabuhan


Sentak berontak menerjang
Aku terseok menuju padu
Laskar merah putih tersungkur hancur
Aku tergopoh,roboh,berkokoh
Aku belum mati dari ajal
Ini sendu terdengar pilu
Tatap itu wahai lidah bercabang
Mereka mati karena seribu peluru
Dan kau mati karena sebilah bambu
Lihat tanganku yang bergetar-getar
Ingin menyambar layar berkibar-kibar
Lihat kakiku yang terseret debu
Ingin menyerbu garda busukmu
Aku mungkin mati tersedak tembak
Atau terinjak gerigi telapak
Ini urat masih gerak berserat
Bukannya sedang tahan sekarat
Tahukah engkau
Ini belum berakhir
Jantungku masih bedebar
Walau di tubuh telah mati
Di tanah ini masih kupendam dengan asa

#12Oktober2015