Jumat, 25 September 2015

Tertutup Sebelah

Entah apa yang terjadi
Seingatku hanya sebuah kisah
Kisah yang membuka kedua mataku
Namun hanya sekejap aku menghindar
Terlamun seketika aku mengingatnya
Inginku dapat tahu kisahnya lagi
Lalu mana ku tahu
Dikala itu aku tak sadar membacanya
Hanya sebelah saja
Sebait di kiri dan sebait lagi di kanan
Entah bagaimana kudapat tahu makna
Hanya sebelah ku melihatnya
Hanya terbuka dikiri
Dan tertutup dikanan
Samar tampak,tak masuk otak
Akupun muak

#26September2015

Tertutup Sebelah

Entah apa yang terjadi
Seingatku hanya sebuah kisah
Kisah yang membuka kedua mataku
Namun hanya sekejap aku menghindar
Terlamun seketika aku mengingatnya
Inginku dapat tahu kisahnya lagi
Lalu mana ku tahu
Dikala itu aku tak sadar membacanya
Hanya sebelah saja
Sebait di kiri dan sebait lagi di kanan
Entah bagaimana kudapat tahu makna
Hanya sebelah ku melihatnya
Hanya terbuka dikiri
Dan tertutup dikanan
Samar tampak,tak masuk otak
Akupun muak

#26September2015

Selasa, 22 September 2015

Nganti-anti

Godhong mlanding
Luminting ijo ing sakngisore pring
Tangeh lamun aku gumun
Ngenteni embun bakal tumurun
Ing pinggiring kali aku nyawang
Nyawang mlanding kang tansah semi
Godhonge tansah ra nguwati
Ati iki mung sawiji ngrasani
Ngarasa adem ing suwene wengi
Hawane anggeget lathi
Ing kulit iki anggawe risi
Aku tansah angenteni
Nganti embun tumurun ing jroning ati

Jumat, 18 September 2015

Datangnya Dari Khayangan

Ingatkah engkau
Dikala aku tergores belati
Belati yang sama
Diwaktu aku melintas tangga
Warnanya perak kemilau
Sedikit retak
Karena tertimpa bunga
Dari khayangan terjatuh pula
Aku terluka saat ini
Darahnya menetes 3 cawan
Bunga itu turun lagi
Menimpa belati
Semakin retak

#18September2015

Salah Arah

Terpikir
Begitu saja
Melintas tak bersapa
Ini bukan gurauan
Aku linglung
Jalan tertatih-tatih
Didepanku ada gunung
Di belakang sana jurang
Aku diam
Tapi memikirkan ini

#18september2015

Rabu, 16 September 2015

Pagi Itu Dari Kerumunan

Suasana sebelumnya terasa tenang
Aku terduduk bersama kawan
Bercerita tentang tajuk sama
Yang sedang ada dihadapan
Sekejap datang
Mereka tenang menjadi girang
Aku terlanjur tenang
Hap!!!!
Direnggut semua
Semua hilang
Tanganku hampa

#16september2015

Selasa, 15 September 2015

13.30

Panasnya menyengat
Keringat bercucuran
Duduk memojok depan kelas
Aku menunggu
Entah apa yang mereka tunggu pula
Waktu seakan terbuang
Hanya datang selembar kertas
Hurufnya tak beraturan
Tapi membawa pesan kerja
Penaku macet
Hanya terbata-bata tulisan menari
Lalu termenung
Dan melamun

#15September2015

Senin, 14 September 2015

Tirai Merah

Kupandang dihadapku
Tak terlalu indah
Sedikit koyak
Lapuk
Sinar lampu mampu menembus
Seratnya seakan pudar
Warnanya masih merah
Semerah biji delima
Namun tua
Tak renta tak lemah
Masih kuat terhempas angin
Aku memandangnya
Tirai merahku

#14September2015

Lintas Bayang.

Niatku bukan begini
Rasa hati seakan begitu
Jiwaku ingin guncang
Andaikan seribu jarum tertanam
Mungkin aku tak merasa
Untuk malam yang sendu senyap
Bisakah aku menoreh harap
Bukannya gila atau terluka
Aku hanya gelisah
Menanti jatuhnya bunga nurani
Andaikan sendu malam mampu iringi
Aku ingin sekejap berdendang pilu
Bukan senang tak kunjung padam

#14 september 2015