Kenapa selalu aku
Mimpiku terlalu Indah untuk dilenyapkan
Kenapa tak ada tangan-tangan halus disisiku
Aku akan mati perlahan
Tak tahu arah jalan gelap ini
Kenapa kau butakan aku
Seakan diseret bara yang kian memanas
Tak bisa ku lepas jerat ini
Aku iri pada mereka yang selalu di dorong kedepan
Tapi aku dihilangkan impian