Sabtu, 22 Oktober 2016

Terbangun Lalu Hujan

Ku ingat di sore itu
Saat tergugah bisik menyeru
"Bangunlah segera"
Ku bangun
Kutatap ujung jendela itu
Awan menggantung berujar kasar
Menghentak langit
Dan menangis si berkas senja yang kelabu