Purnama melayang diatas kepala
Lajur usia sudah mulai menua
Tak disangka sudah beranjak dewasa
Aku resah menghitung duka
Namun selalu datang mereka yang memanggul bahagia
Bukan kedua orang tua
Bukan pula kawan yang aku tak punya
Hanya mereka yang tak pernah lupa
Segerombol malaikat suwarga
Yang selalu tampak saatku beralih usia
Mereka jantung kedua
Letaknya berbeda