Kutatap bayangnya merekah
Memucat pasi di simpul senyumnya
Merebak harum kasihnya terurai
Beranjak perangai berpaling penuh
Terkulai lemah menghadap bara
Bisikannya menyayat kalbu menderu
Berdetak nafasnya tesengal
Kenapa wahai melati suci
Tak terpancar lagi kemilau menawan
Diujung tombak dia terkulai
Seakan layu meredup pilu
Mengapa memudar
Rapuh sendu
Mengapa begini
Entah siapa
Salah siapa
#12Desember2015